ENCAR DAIHATSU PALEMBANG (PT. ENCARTHA INDONESIA) | AYLA | XENIA | TERIOS | LUXIO | SIRION | GRANMAX MINIBUS PICK UP |
18Aug/130

PT. ENCARTHA INDONESIA – DAIHATSU “Mohon Maaf Lahir Batin”

ENCAR IDUL FITRI

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
18May/130

XENIA AIR BAG

IKLAN SUMEK XENIABAG

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
11Jan/130

DAIHATSU PUAAS !

DAIHATSU PUAAS !

 

Saatnya beli Daihatsu ! Setelah berhasil meraih penghargaan No. 1

Untuk kepuasan pelanggan, kini Daihatsu memberikan kepuasan lebih dengan promo DAIHATSU PUAAS dengan
Total 368 Hadiah bulanan, 10 Hadiah khusus leasing ACC dan 1 Super Grandprize yang akan diundi di akhir periode.
Pilih hadiah utama bulanannya dan raih kesempatan untuk mendapatkan hadiah berkali-kali. Kunjungi showroom ENCAR DAIHATSU sekarang juga !

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
9Jan/130

KEGIATAN SOSIAL DONOR DARAH ENCAR DAIHATSU DENGAN KOMUNITAS MOBIL

PEDULI KASIHSETETES DARAH BAGI SESAMA

PEDULI KASIH
SETETES DARAH BAGI SESAMA

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
7Nov/110

ENCAR Dalam Berita – ENCAR Bantu Panti Asuhan

 

Kepala Cabang ENCAR DAIHATSU Palembang, Elisabeth (Kedua dari kanan) memberikan bantuan kepada perwakilan panti asuhan pada acara buka bersama dan silahturahmi jajaran pimpinan dan karyawan ENCAR DAIHATSU Palembang, Senin (15/8)

Acara ini juga dihadiri Operation Manager ENCAR DAIHATSU, David Susilo, Kepala Cabang, Elisabeth, karyawan dan Panti Asuhan Peduli Kasih dan Kita Peduli, di Gedung ENCAR Palembang, Jalan Angkatan 45, Palembang.

Sumber: TribunNews.com / Sriwijaya Post

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
6Nov/110

ENCAR Dalam Berita – Raih Rp1 M, Penjual Nasgor Ingin Berbagi dengan Sesama

Rezeki memang tidak lari ke mana.Allah SWT telah menjatahkan rezeki itu kepada setiap umat-Nya di muka bumi ini.

Keinginan besar yang terpendam sejak lama di benak pasangan muda Ratoyo, 29,dan Siti Supriati,28,untuk memiliki rumah sendiri, rumah toko (ruko),dan berbagi rezeki dengan sesama, bakal terwujud. Pasalnya,orang tua dari tiga anak ini,yakni Dewi Safitri,9; Imelda,4; dan Reza Prasetyo,3,pada awal Oktober lalu menjadi salah satu pemenang grand prizeuang Rp1 miliar dari program Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar (Dahsiat). Pedagang nasi goreng (nasgor) yang lama mengontrak rumah di Jalan Veteran Lorong RRI, Kelurahan 9 Ilir,Kecamatan Ilir Timur I,Palembang,ini merupakan satu-satunya konsumen asal Palembang yang ketiban rezeki Rp1 miliar dari program Dahsiat.

Niat untuk membeli Daihatsu Xenia sebenarnya sudah terpendam sejak lama. Namun,uang untuk dibayarkan sebagai down payment(DP) belum mencukupi karena sering terpakai untuk membiayai pengobatan orang tuanya di Pekalongan,Jawa Tengah (Jateng). “Pada waktu itu,tidak terpikir membeli mobil. Terbesit dalam hati hanya sekedar bertanya soal harga mobil Xenia.Rencananya, mobil yang akan dibeli secara kredit itu akan digunakan pulang kampung ke Pekalongan,”kata Hartoyo.

Pria tamatan SMP Negeri Muslim Pekalongan ini mengaku,alasan memilih Xenia karena daya muatan yang cukup besar dan bisa mengajak satu keluarga.Di samping itu,Daihatsu memiliki banyak promo dan potongan harga. Untuk membayar uang muka sebesar Rp30 juta, Ratoyo menyisihkan sebagian penghasilannya dari menjual nasi goreng selama 3 bulan lebih.Sehari,pria berkulit sawo matang ini mampu mendapatkan penghasilan kotor sebesar Rp1,5juta. Dari uang itulah,dia sisihkan sedikit demi sedikit untuk membayar uang muka.

“Nasi goreng ini usaha turunmenurun dari orang tua.Kami hijrah dari Pekalongan ke Palembang pada 12 tahun lalu dan berjualan di depan JM Letkol Iskandar,”tuturnya. Ratoyo menceritakan,awal mendengar kabar mendapatkan uang Rp1 miliar dari program Dahsiat dari Febryanto, Salesman ENCAR DAIHATSU Palembang, Jl. Angkatan 45, dan David Susilo,Operation Manager ENCAR DAIHATSU Palembang, Jalan Angkatan 45. Pada mulanya,dia tidak percaya mendengar informasi tersebut dan menganggap info itu sebagai ajang penipuan belaka.Namun,setelah berulang kali diyakini pihak dealer,akhirnya Ratoyo dan sekeluarga percaya.

“Kami sangat terkejut dikatakan dealer mobil yang baru dibeli secara kredit ini, akan ditarik.Ternyata,itu hanya lelucon saja.Mereka (pihak dealer) memberitahukan kalau kami menjadi pemenang grand prize program Dahsiat dan mendapatkan uang Rp1 miliar,”cerita Ratoyo. Uang hadiah yang diterima dalam bentuk cek giro itu, akan digunakannya untuk membeli rumah,ruko sebagai cabang nasi goreng dan kegiatan syukuran,serta mengunjungi anak yatim piatu,pendidikan anak-anak, serta berbagi dengan sesama.

Ratoyo menganggap semua ini merupakan berkah dan karunia Sang Pencipta atas kegigihannya dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan rintangan. “Asalkan ada kemauan untuk bekerja keras dan tidak bermalas-malasan,pasti ada jalan,”kata Ratoyo

Sumber: Seputar Indonesia

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
6Nov/110

ENCAR Dalam Berita – Berkah Sering Bersedekah

2210Mg18.jpg
 
Terima Hadiah — Ratoyo bersama istri Siti Supriyati menerima hadiah Rp 1 miliar didampingi Operation Manager ENCAR DAIHATSU Palembang, Jl Angkatan 45, David Susilo, Jumat (21/10).
 
SUASANA akrab langsung terasa ketika Sripo mengunjungi rumah kontrakan Ratoyo di Jl Veteran Lr RRI Pertama No 400 RT 09 RW 04 Kelurahan 9 Ilir Kec IT II ini.Pria yang telah berjualan nasi goreng selama 12 tahun ini tak henti-hentinya mengucap syukur atas karunia dan berkah dari-Nya,

Suami dari Siti Supriyati ini tak menyangka dirinya memenangkan hadiah grandprize Dahsiat Daihatsu senilai Rp 1 miliar. Padahal mobil Xenia baru satu bulan dibelinya.
“Silakan masuk, beginilah keadaan rumah kami,” ujar istri Ratoyo, Siti Supriyati ketika Sripo mengunjungi rumah kontrakannya yang berwarna hijau itu, Jumat (21/10).

Pasangan suami istri yang memiliki tiga anak ini pun bercerita panjang lebar mengenai anugrah yang telah Tuhan berikan, berupa pemenang hadiah Rp 1 miliar.

Diungkapkan Ratoyo, tak ada dalam benaknya untuk mendapatkan hadiah senilai Rp 1 miliar dari undian promo Dahsiat Daihatsu. “Jangankan menang undian, menang lotre saja saya gak pernah. Gak ada firasat atau apalah, kami sekeluarga benar-benar gak nyangka dapet undian Rp 1 miliar,” ujarnya.

Diutarakan, setelah sebulan membeli Daihatsu Xenia XI dengan Nopol BG 1894 PQ, ia pun mengalami permasalahan dalam hal keuangan. Rumah kontrakan yang ditempatinya saat ini, akan habis masa kontraknya awal November nanti. Selain kontrakan rumah, ia juga harus membayar cicilan angsuran pembelian mobil dan modal untuk rencana pulang ke kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah pada lebaran haji nanti.

“Pokoknya, bulan ini saya setidaknya harus menyediakan uang minimal Rp 20 juta untuk kebutuhan itu semua. Nah, itu uang dari mana?” katanya.
Namun dari situasi itulah, kesabaran dan ketabahan dengan selalu mendekatkan diri pada sang pencipta terus mengalir.

“Memang sebelum dapet undian ini, aku sering sedekah dengan orang yang dak mampu,” ujarnya.
Diceritakannya, pernah suatu ketika ada seorang tunawicara dengan membawa sekantong beras menghampiri rumah kontrakannya yang dihuni lebih dari 10 orang tersebut. Dengan bahasa isyarat, orang tersebut hendak menjual beras untuk kebutuhan biaya berobat keluarganya yang sedang sakit dan sedang berada di RS Muhammadiyah.

“Waktu itu aku ada uang Rp 15 ribu. Langsung tak kasihkan dan berasnya tak suruh jual ke orang aja. Mungkin dari situlah, rezeki ini pemberian dari-Nya,” ujar Ratoyo.

Ratoyo membeli mobil sendiri diakuinya dengan down payment (DP) 30 juta. Ia pun harus menunggu selama 1 bulan untuk bisa mendapatkan mobilnya. Mobil Xenia warna merah maron dengan angsuran Rp 3,5 juta selama 4 tahunnya, kini terpajang manis di teras rumah kontrakannya.

Alasannya membeli Xenia, diutarakan karena faktor kebutuhan. “Kami kalau naik motor, dengan tiga anak, sudah gak muat lagi. Untuk itu, kami nekat dengan segala perhitungan beli mobil,” ujarnya.
Diakuinya, uang sebesar itu, kedepannya akan dipergunakan untuk membeli rumah dan untuk mengembangkan usaha yakni berjualan nasi goreng dengan nama nasi goreng JM yang terletak di depan Pasaraya JM.

“Memberangkatkan orangtua untuk haji memang sudah menjadi kewajiban. Kedepannya, kami juga berencana mau beli rumah,” ujar pria yang sudah 12 tahun berjualan nasi goreng tersebut.
Dengan memenangkan undian sebesar Rp 1 miliar, ia juga berencana mengadakan syukuran untuk berkah yang sudah diterimanya tersebut.

“Sebenarnya, mobilnya sendiri belum dislametin. Nanti sekalian, kami syukuran,” ujarnya tersenyum.

Ia berjualan nasi goreng sendiri, merupakan pekerjaan yang diwariskan secara turun temurun dari kakek. Dalam sehari menjual nasi goreng, tak selalu mendapat keuntungan yang melimpah. Diakuinya, jika ramai ketika berjualan, paling tinggi pendapatan per malamnya hingga Rp 1,5 juta.

“Pendapatan itu masih kotor, kadang kalau sepi hanya Rp 800 ribu,” ujarnya. Namun demikian, demi membahagiakan anak dan kebutuhan memiliki mobil memang sangat perlu, akhirnya ia pun membeli mobil Xenia dan tak diduga langsung membawa hadiah berlipat

Sumber: TribunNews.com / Sriwijaya Post

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
6Nov/110

ENCAR Dalam Berita – Pemenang Dahsiat Rp1 Miliar

Hadiah grand prize Rp1 miliar program “DAHSIAT” (Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar) bulan September akhirnya menghampiri konsumen Palembang. Dia adalah Ratoyo (29Hadiah grand prize Rp1 miliar program “DAHSIAT” (Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar) bulan September akhirnya menghampiri konsumen Palembang. Dia adalah Ratoyo (29), konsumen Encar Daihatsu Palembang, Authorized Dealer Daihatsu Sumsel yang membeli mobil Xenia Xi+ seharga Rp144 juta.
    

MOBIL Xenia, BG 1894 PQ warna merah maroon, terparkir di kantor ENCAR DAIHATSU Palembang, Jl Angkatan 45. Satu persatu penumpangnya turun. Sang kepala keluarga diketahui bernama Ratoyo (29) dan istrinya, Siti Supriyati (28) serta kedua anak mereka, Imelda Riskiyanti (4) dan Reza Prasetyo (3).
   

Keluarga itu, tak lain peraih hadiah grand prize Rp1 miliar Program Dahsiat (Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar) bulan September. Kedatangan Ratoyo sekeluarga untuk menghadiri penyerahan hadiah secara simbolis.
   

Wajar saja, jika awak media khawatir terlewat momen penting tersebut. Setengah jam sebelum acara yang harusnya dimulai pukul 09.00 WIB sudah menunggu di showroom ENCAR. “Apa kabar, Mas?” sapa Ratoyo ramah.
    

Sembari menunggu acara, warga Jl Veteran, Lr RRI Pertama, 19 Ilir itu menceritakan, kalau dirinya hanya pedagang nasi goreng di jalan depan JM. Mangkal setiap hari pukul 18.00-24.00 WIB. Meskipun pedagang nasi goreng, ternyata pendapatannya cukup besar mencapai Rp1,5 juta per hari. Per bulan, dia bisa mengantongi laba Rp8 juta-Rp9 juta per bulan. Maklum dia sudah cukup lama melakoni usaha itu, sekitar 12 tahun.
   

“Dari ikut Mamang di Nasi Goreng Selamet Jalan Segaran. Setelah cukup lihai baru buka sendiri. Hampir semua keluarga saya berjualan nasi goreng,” kata dia. Penghasilan yang cukup besar membuat dia ingin membeli mobil. Ini sudah dia niatkan sejak lama. “Saya sama istri orang Pekalongan asli. Jadi kalau mau mudik sulit jika harus menumpang angkot. Apalagi anak saya sudah tiga, yang sulung sudah sekolah,” kata dia.
   

Ratoyo lantas iseng-iseng mencari, bertanya-tanya ke showroom bekas atau baru. Dari situ, dia kemudian bertekad mengumpulkan duit untuk DP. “Mulai Juni saya kumpulkan. Tapi bulan Juli dapat musibah, orang tua di Jawa masuk rumah sakit. Untuk biaya berobat orang tua, habis Rp15 juta,” tuturnya.
   

Karena uang untuk DP terpakai, akhirnya niat untuk membeli mobil secepatnya tertunda. “Baru kemudian bisa beli mobil pada 14 September, kemarin. DP ini baru bisa terkumpul selama 3 bulan,” tuturnya.
   

Pengakuan Ratoyo, dia sengaja membeli mobil sebelum Lebaran lantaran ada rencana mau dibawa mudik kampung. “Tapi, sepertinya tidak keburu. Karena saat itu harus indent dan setelah Lebaran baru dapat. Ya mungkin dipakai untuk mudik Iduladha nanti,” tuturnya.
   

Dia membayar DP 20 persen atau senilai Rp30 juta. Beli kredit. Angsurannya Rp3,5 juta per bulan selama 4 tahun,” tuturnya. Diakui Ratoyo, ini mobil pertama yang mereka miliki, sebelumnya hanya punya motor. Tapi mirisnya ternyata dia belum punya rumah. “Ya masih ngontrak. Tapi saya sama istri sepakat mau beli mobil dulu biar mudah jalan ke mana-mana dan mudah balik kampung. Setelah beli mobil, baru nyari rumah. Sekarang juga sudah cari-cari,” katanya lagi.
    

Soal hadiah yang mereka terima, Ratoyo tak pernah mengetahui apa itu, program 'DAHSIAT'. Makanya, dia tidak berharap dapat hadiah apapun dari pembelian mobil barunya itu. “Sekadar tahu. Saat sales menawarkan ikut program ini, saya bilang ya ikutkan saja,” tukasnya.
   

Baru pada awal Oktober dia terkejut bukan main. Sales-nya Febrianto datang ke rumah menemui istrinya dan mengabarkan bahwa mereka akan menarik mobil yang dia beli. “Istri saya terkejut bukan main. Baru beli kok mau ditarik. Padahal syarat yang kami berikan lengkap semua. Saat itu istri saya langsung menelpon, kebetulan posisi saya sedang mencuci mobil,” ujarnya.
   

Ditelepon istrinya, dia buru-buru balik ke rumah meminta kepastian. “Setelah sempat bersitegang, akhirnya sales saya itu mengatakan tidak jadi ditarik. Katanya 'Mau gak diganti dengan uang Rp1 miliar',” kata dia. Mendengar itu, dia jelas tidak percaya siapa yang mau memberi. Benar atau tidak, atau justru penipuan. Setelah dijelaskan akhirnya Ratoyo dan istrinya bengong dan ngebleng mendapat kabar bahwa dia menang undian 'DAHSIAT'.
   

Hari itu juga, kata Ratoyo, dia mendatangi showroom ENCAR bertanya tentang kebenaran berita tersebut. “Benar-benar surprise, karena saya tidak mendapat firasat apa-apa. Makanya tidak nyangka bisa dapat uang sebanyak ini,” kata dia.
   

Ditanya untuk apa uang sebanyak itu, Ratoyo mengaku akan melunasi mobilnya yang saat ini kredit. Lalu, membeli rumah, modal untuk usaha, dan disimpan untuk keperluan dan tabungan anak.
   

“Saya juga mau buat syukuran, berbagi dengan kerabat yang membutuhkan dan mengunjungi anak yatim piatu. Ini tanda syukur kami kepada Allah atas rezeki ini,” kata dia. David Susilo, Operation Manager ENCAR DAIHATSU Palembang mengatakan ada sekitar 20 konsumen Encar yang sudah menjadi pemenang undian 'DAHSIAT'. Selain mobil, di periode September ada 4 pemenang lain untuk hadiah Honda Scoopy, TV LED, dan uang tunai Rp5 juta.
   

Diakui David, ini program nasional berlangsung Juni-Oktober dan diundi setiap bulan sekali dengan hadiah grand prize Rp5 miliar. “Diundi setiap bulan untuk hadiah Rp1 miliar per bulan,” kata dia. Mudah-mudahan di periode terakhir Oktober bisa jadi pemenang lagi konsumen Encar. Menurut dia program ini cukup ampuh mengatrol penjualan. “Masyarakat menjadi tertarik membeli produk Daihatsu dengan adanya promo ini,” kata dia.
   

Biasanya penjualan berkisar 115-120 unit per bulan. Dengan adanya program ini penjualan naik hingga 150 unit per bulan. “Target kami hingga akhir tahun bisa jual 1.440 unit. September sudah tercapai 85 persen. Kami optimis target bisa terlampaui dengan capaian angka 1.600 unit tahun ini,” pungkasnya.

 Sumber: Harian Sumatera Ekspress

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments
6Nov/110

ENCAR Dalam Berita – Wong Palembang Dapat Rp 1 Miliar

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Salah seorang warga Palembang, meraih grand prize sebesar Rp 1 Miliar. Grand prize tersebut merupakan rangkaian program DAHSIAT Daihatsu.

Hal itu disampaikan David Susilo, Operation Manager ENCAR DAIHATSU Palembang, Jl Angkatan 45, ketika ditemui Kamis (20/10/2011).

Menurutnya, pemenang dalam rangkaian Promo DAHSIAT dari Daihatsu tersebut, akan diserahkan secara simbolis pagi ini di kantornya.

"Untuk lebih detailnya, seluk beluk pemenang program dahsyat, silakan besok datang ke sini," ujarnya.

Ditambahkannya lagi, pemenang ProgramDAHSIAT yang setiap bulannya diundi ini, membeli mobil Xenia dengan angsuran atau kredit.

Sumber: TribunNews.com / Sriwijaya Post

Filed under: ENCAR in NEWS No Comments