ENCAR DAIHATSU PALEMBANG (PT. ENCARTHA INDONESIA) | AYLA | XENIA | TERIOS | LUXIO | SIRION | GRANMAX MINIBUS PICK UP |
13May/150

Filter Kabin AC untuk Daihatsu Ayla

Udara yang dipakai oleh AC berasal dari dalam kabin mobil. Udara dari kabin disedot oleh blower untuk melewati evaporator yang sudah didinginkan. Udara dingin kemudian diembuskan ke dalam kabin via kisi AC.
Timbul pertanyaan, apakah mobil LCGC murah seperti Daihatsu Ayla sudah memiliki filter kabin untuk AC? Filter kabin menangkap kotoran yang akan ditarik blower menuju evaporator. Udara kotor yang berpotensi membawa bibit penyakit disaring dulu sebelum ditiupkan ke dalam kabin. Yang tak kalah penting, filter kabin juga menjaga usia evaporator.

“Daihatsu Ayla sejak awal sudah langsung menggunakan filter kabin untuk menyaring udara yang dipakai untuk sistem AC,” terang Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Ia pun melanjutkan, melihat fungsinya yang vital bagi kesehatan tubuh dan sistem sirkulasi AC, filter kabin wajib dibersihkan setiap 20 ribu km dan diganti setiap 40 ribu km. Harganya juga murah, hanya Rp 83 ribu untuk filter kabin AC asli Daihatsu Ayla.

Sumber: AutoBild

Filed under: Tips No Comments
25Jan/140

Mobil Mogok Karena Banjir? Segera Lakukan Hal Berikut

Banjir besar yang melanda beberapa kota membuat kendaraan mogok. Apa yang harus dilakukan agar kendaraan kondisinya tidak kian parah ketika sudah tergenang banjir?

1. Jangan langsung menyalakan mobil jika sempat terendam banjir. Periksa saringan udara, perlengkapan kelistrikan, oli, pengapian

2. Jika terjebak banjir dan mobil tidak bisa dievakuasi, tutup ujung knalpot, cabut aki, dongkrak mobil dan ganjal dengan jack stand.

3. Bila terjebak banjir, sedangkan mesin mobil masih hidup dan lantas mogok, segera matikan mesin, cabut aki, dorong mobil ke tempat aman

4. Jaga jarak aman pengereman, jangan menerobos genangan, waspada lubang dan gelombang masuk ke mesin.

5. Jangan menghidupkan mesin mobil yang sempat melalui genangan atau bahkan terendam banjir, karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Sumber: detikOto

Filed under: Tips No Comments
25Jan/140

Tips Melewati Banjir Saat Berkendara

http://cdnku01.autobild.co.id/spaw/uploads/images/article/head/20140123_042643_Tips-Melewati-Banjir.jpg

Jika suatu saat ada genangan air saat Anda tengah mengendarai mobil, dan Anda berniat menerobosnya, ada beberapa hal yang yang harus dipastikan terlebih dahulu.

1. Langkah pertama jangan memaksakan mobil menembus genangan air dengan ketinggian melebihi bemper kendaraan.

2. Bila berpapasan dengan kendaraan lain, pastinya akan menimbulkan ombak, yang memungkinkan air terhisap ke dalam mesin. Perhatikan ketinggian posisi lubang saluran intake (saluran hisap saringan udara) Jika tinggi air melebihi tinggi lubang intake jangan paksakan kendaraan untuk melintas karena air dapat masuk ke dalam ruang bakar dan akan merusak komponen mesin.

3. Bila terpaksa anda harus melalui banjir. Perhatikan kondisi lalu lintas di depan Anda, usahakan kendaraan Anda dapat melaju tanpa harus berhenti.

4. Pertahankan putaran mesin, jangan terlalu tinggi (1.500-2.000 rpm).

5. Putaran mesin yang terlalu rendah berakibat mesin dapat mati, sebaliknya bila putaran mesin terlalu tinggi dapat menyebabkan kipas yang terbuat dari plastik cenderung bengkok waktu terkena air. Bila demikian, kipas dapat membentur kisi-kisi radiator sehingga dapat menyebabkan radiator bocor.

6. Jika kendaraan Anda transmisi manual gunakan posisi gigi terendah dan melaju pelan pelan maksimal 10 km/ jam.

7. Jika kondisi air terus meninggi sehingga gelombang air dari mobil depan diperkirakan dapat masuk ke dalam saringan udara sebaiknya Anda segera berputar mencari jalan lain.

8. Perlu diingat, apabila kendaraan yang telah melewati banjir, rem mobil cenderung bekerja kurang sempurna. Hal ini dikarenakan sepatu rem dalam kondisi basah. Untuk mengeringkan sepatu rem agar dapat berfungsi dengan normal adalah dengan jalan menekan dengan lembut pedal rem beberapa kali saat kendaraan berjalan.

Perhatikan situasi di belakang kendaraan Anda sebelum melakukan hal tersebut.

Sumber: detikOto & autobild.co.id

Filed under: Tips No Comments
12Mar/120

Tips Mengembalikan Kinerja Pegas Backdoor Daihatsu GranMax & Luxio

 

Pintu belakang model angkat Daihatsu Luxio maupun Gran Max Blind Van punya dimensi cukup besar. Sehingga untuk buka-tutupnya perlu dibantu dengan pegas sok atau damper supaya lebih mudah mengangkat pintunya. Namun jika pegasnya melemah, pastinya bakal bikin badan Anda ‘gerah’, lantaran perlu tenaga ekstra untuk mengangkat back door sampai ke posisi paling atas/tinggi.

Problem back door tidak dapat terangkat ke atas secara penuh ini, rupanya sudah pernah dialami beberapa personel Gran Max-Luxio Club Indonesia (Maxxio). Seperti Muhamad Ferry Kurniawan pada Gran Max miliknya.

Menurut Ferry Nos, sapaannya, umur pakai mobilnya saat itu baru genap setahun. "Problem back door tidak mau terangkat penuh memang terindikasi pada Gran Max atau Luxio keluaran tahun 2009 hingga sekarang. Sebab teman-teman sudah mengalaminya, terutama yang umur mobilnya menginjak setahun," ungkap pegawai swasta itu.

Indikasinya, pintu belakang yang berukuran lebar milik Gran Max Blind Van dan Luxio, jika dibuka hanya dapat terangkat 1/4 dari posisi terbuka penuh (Gbr.1).
Solusinya, harus diganti baru jika sudah tak berfungsi normal. Bila mobil masih dalam masa garansi, kondisi pegas pada damper back door yang melemah masih dapat diklaim secara free. Namun kalau sudah terhitung di luar jangka waktu guarantee, mesti membeli komponen baru seharga Rp 150 ribuan per buah (Daihatsu Genuine Parts) (Gbr.2).

Menurut Awaludin, kondisi pegas melemah mesti dicek level pressure-nya satu per satu, karena bisa saja salah satu komponen masih bagus (Gbr.3). “Jadi pemilik hanya perlu mengganti damper yang bermasalah saja dan dipastikan back door akan kembali normal," saran staf divisi sparepart Daihatsu Pondok Pinang, Jaksel ini.

Sumber: Otomotifnet.com

Filed under: Modifikasi, Tips No Comments
30May/110

Tips Bikin Suspensi Xenia Empuk

Gambar

Jakarta - Anda punya mobil Daihatsu Xenia tapi kurang puas dengan suspensinya? Nah pemilik bengkel Ceper Baru Alex Karnadi yang bermarkas di jalan H. Nawi Raya No. 21 Jakarta Selatan punya cara khusus.

Racikannya bisa membuat suspensi belakang kedua mobil MPV itu lebih lembut. Selain itu dinilai sangat nyaman tanpa harus mengganti shockbreaker belakang, dan hanya mengganti per keong atau per ulir.

"Untuk mobil satu itu saya tidak pernah mereferensikan pemilik untuk mengganti shockbreakernya, cukup per ulir saja. Redam dan rebound mobil sudah bisa nyaman," kata pria yang akrab disapa Babeh itu.
Berbeda dengan spesialis suspensi lain, Babeh menawarkan per ulir bekas namun kondisinya masih baik.

Untuk per ulirnya, Babeh biasa menggunakan per ulir dari mobil Eropa seperti BME E26, BMw E46, Audi A4 dan A3, Holden Torana, Fiat 132. "Per ulir tersebut cocok semua untuk MPV Avanza dan Xenia," ucapnya.

"Kalau untuk bahan baku suspensi mobil asal Eropa tidak usah diragukan lagi, karena bahan bakunya 100 persen baja. Dan itu sudah cukup baik. Sementara suspensi Xenia buatan dalam negeri yang komposisinya kebanyakan besi," lanjut pria yang telah menjalankan bisnis suspensi sejak tahun 1986.

Dengan perubahan minimalis itu, Babeh menyakini bagian belakang mobil tidak bakal ambles. Menurut Babeh karena shockbreaker bawaan Xenia sanggup menahan beban.

"Saya jamin tidak ambles," tuturnya.

Wah ngandelin kalau sudah begitu Beh! Lalu berapa biaya berikut pemasangan. "Cukup Rp 600 ribu berikut pemasangan," imbuhnya.

Tetapi kalau masih kurang puas dan ingin lebih maksimal lagi, Babeh menganjurkan untuk menggunakan juga shockbreaker milik Volvo 740 atau 960 (bagian belakang). "Dijamin tambah empuk," tutup pria lulusan STM tahun 1968 itu.

Sumber: detikOto

12Oct/080

Tip of The Day: Ban Bisa Menghemat BBM

Di tengah situasi ekonomi yang terus menghimpit, harga BBM baru saja naik serta kemacetan dimana-mana, membuat para pemilik kendaraan pusing tujuh keliling bagaimana menghemat bensin.

Tapi tahukah anda kalau si bundar hitam punya peran besar dalam pemakaian bbm? Tips di bawah ini mungkin berguna, kalau anda merasa perlu untuk menghemat pengeluaran bulanan.

Mulailah selalu memperhatikan tekanan angin ban mobil. Ini adalah cara efektif untuk menjaga konsumsi bahan bakar mobil tetap terkendali.

Penggunaan aneka perangkat tambahan untuk mengurangi konsumsi BBM yang marak dipromosikan saat ini memang bisa membantu. Tapi itu harus ditebus dengan harga yang mahal, hingga jutaan rupiah. Bandingkan dengan ritual periksa ban secara rutin, paling cuma keluar uang Rp2000 sampai Rp3000 untuk mengecek tekanan angin.

Menurut Department of Energy, USA, pengendara bisa menambah jarak jelajah per liter BBM (fuel mileage) hingga 3.3% bila tekanan angin ban pas. Setiap kekurangan 1 Psi (pound per square inch) tekanan angin ban, maka fuel mileage berkurang 0.4 %. Selain itu, ban yang diisi udara cukup juga lebih aman dan lebih awet.

Ban yang tekanan anginnya kurang 5-7 Psi dari tekanan yang dianjurkan, bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar 10%. Ban yang kurang angin, tidak mulus menggelinding, atau semudah yang di harapkan.

Celakanya, 85% pengemudi yang disurvei Rubber Manufacturers Association belum lama ini, tidak memeriksa tekanan angin ban dan sama sekali tidak paham bagaimana merawat bannya dengan benar. Bahkan kebanyakan mereka tidak tahu berapa tekanan angin ban yang pas sesuai rekomendasi.

Karena itu, periksa tekanan angin ban sedikitnya sekali sebulan atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Ban harus diisi angin sesuai dengan rekomendasi pembuat mobil seperti yang tertempel di balik pintu, di glove box atau di buku manual pemilik.

Langkah ini dipadukan dengan perawatan mesin, pemeriksaan dan penggantian filter udara bila perlu.

Sumber: Inilah.com

Jika Union Friends lagi cari tempat untuk mengecek kondisi ban mobil-mobil Daihatsu kalian, boleh sambangi satu toko ban terkemuka di Palembang ini, Bandaraya Ban

Bandaraya Ban

(Bridgestone Model Store)

Jl Veteran 432 A-C
Palembang - Indonesia
(0711)312502/680

Filed under: Tips No Comments