ENCAR DAIHATSU PALEMBANG (PT. ENCARTHA INDONESIA) | AYLA | XENIA | TERIOS | LUXIO | SIRION | GRANMAX MINIBUS PICK UP |
25Sep/140

DAI, Komunitas Daihatsu Ayla Indonesia

Serang -Meski baru beberapa tahun dirilis ke pasaran, pengguna mobil Low Cost and Green Car (LCGC) besutan Daihatsu, Daihatsu Ayla sudah membentuk komunitas sendiri.

DAI (Daihatsu AYLA Indonesia) adalah komunitas pengguna Daihatsu Ayla di Indonesia. Komunitas yang kepengurusannya diresmikan pada 25 Januari 2014, saat ini memiliki member di media sosial sebanyak 3.3013 dengan anggota yang sudah teregister sebanyak 785 dari seluruh Indonesia.

DAI beberapa waktu lalu berkesempatan mengadakan gathering dalam rangka halal bihalal 23 - 24 Agustus 2014 di Lalita Cottage, Pantai Anyer, Serang, Banten.

52 Keluarga dari Jabodetabek, ditambah perwakilan dari Bandung, Karawang datang ke halal bihalal dengan menggunakan 50 Astra Daihatsu Ayla.

DAI JABODETABEK dipimpin oleh Ketua Umum Arul DAI 001,W akil Ketua Awank DAI-002, Penasehat Dino DAI-066, Bendahara Bangun DAI-126, Humas DAI-512.

Dalam gathering di Anyer dibuka dengan penayangan profil DAI (Daihatsu AYLA Indonesia). Astra Daihatsu Ayla adalah mobil dengan mesin 1.000 cc 3 silinder yang memiliki konsumsi BBM irit, mencapai 1:22.

Namun kemampuanya cukup menarik manuver dan handling yang nyaman bahkan mampu di pacu sampai kecepatan 170 KM/Jam di jalan lurus dan lengang.

Astra Daihatsu Ayla diproduksi oleh PT AStra Daihatsu Motor Karawang Assembly Plant yang berlokasi di Jalan Surya Pratama Blok I kav. 47 - 57 kawasan Industri Surya Cipta Karawang. Dengan kumlah penjualan tahun 2013 sebyak 19.000 unit, semester pertama 2014 sebanyak 23.547 unit dengan jumlah karyawan mencapai 2.600 karyawan.

Gathering kemudian dilanjutkan dengan makan malam, kemudian audio contest selesai itu api unggun, Barbeque dan pengumunan pemenang audio contest yang dimenangkan oleh Supriyatna Anggota Nomor DAI-131.

Sumber: detikOto
Filed under: Komunitas No Comments
25Sep/140

Mudik Asik Daihatsu Bersama Para Komunitas

JAKARTA (DP) — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar Mudik Asik Daihatsu 2014 dengan para pesertanya berasal dari komunitas Daihatsu. Mudik Asik Daihatsu tahun ini merupakan keenam kalinya.

Delapan komunitas yang terpilih adalah Terios Rush Club Indonesia (TERUCI), Daihatsu Taruna Club (DTC), Ceria Club Indonesia (CCI), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Sirion Indonesia Club (SIC), Charade Classy Winner  Community (C2W), Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC) dan Taruna Owner (TO). Selain klub dan jurnalis pengguna Daihatsu kalibini diramaikan para Xenia Mania, yakni peserta Program 10 Tahun Xenia.

“Sejak 2009 kami rutin menyelenggarakan program mudik bersama anggota komunitas klub dan para jurnalis pemilik Daihatsu dengan total peserta mencapai 600 peserta. Program mudik tahun ini adalah apresiasi Daihatsu terhadap seluruh klub yang turut membina Konservasi Penyu Binaan Daihatsu,” ujar Elvina Afny, Customer Satisfaction & Value Chain  Head ADM.

Elvina menambahkan, tahun ini jumlah peserta mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Sekarang jumlah keseluruhan 150 kepala keluarga, bertambah 50 keluarga dibanding tahun lalu. Seiap keluarga dibatasi 4 anggota bila ditotal jumlahnya 600.

Acara diawali dengan seremoni pemberangkatan pagi tadi, Sabtu (19/7), yang berlangsung di area Vehicle Logistic Centre (VLC) Daihatsu, di Jl. Danau Sunter Selatan Blok O5 No 1, Jakarta Utara.

Sumber: DapurPacu.com

Filed under: Komunitas No Comments
25Sep/140

Komunitas Daihatsu Ayla Indonesia Kunjungi Rumah Yatim Piatu

TANGERANG SELATAN (DP) — Daihatsu Ayla Indonesia (DAI) mengadakan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) anak-anak yatim piatu, di Komplek Perumahan Dosen UI, Tangerang Selatan, pada 12 Juli 2013.

DAI memberikan santunan berupa uang, perlengkapan sekolah dan lain-lain  kepada mereka. Sebanyak 25 member DAI mengikuti acara ini yang bertempat di rumah Dino selaku Penasehat DAI Pusat.

Ketua Yayasan Yatim-Piatu Almubarokah memberikan apresiasi kepada Daihatsu Ayla Indonesia. Dia memberitahukan bahwa anak-anak sangat senang saat mendengar akan diundang oleh komunitas DAI.

“Semoga dengan apa yang diberikan oleh DAI dibalas oleh Allah SWT, diberikan kemudahan dan keberkahan rizki, amin,” doa ketua Yayasan.

“Semoga di tahun-tahun berikutnya event ini bisa berlangsung lebih meriah lagi,” harap Ketua Umum Daihatsu Ayla Indonesia Arul.

Sumber: DapurPacu.com

Filed under: Komunitas No Comments
25Sep/140

Daihatsu Taruna Club Berkunjung ke PMI

JAKARTA (DP) – Daihatsu Taruna Club (DTC) berkumpul di kantor Palang Merah Indonesia di Jl. Matraman, Jakarta, pada 27 April 2014 dan berhasil mendapat 8 kantong darah. Setelahnya DTC ke Setu Babakan, Jakarta Selatan.

“Saya memang sengaja menggiring Kopdar kemari, karena ingin memperkenalkan lebih dekat tentang budaya Betawi, refreshing melihat hijaunya pepohonan, danau dan kesenian asli, sekaligus kuliner khas seperti kerak telor, bir pletok, geplak, toge goreng dan lain-lain yang gak bisa ditemui setiap saat,” terang Amoox Humas DTC.

“Kopdar sebelumnya sehabis donor, DTCers dan keluarga ke Planetarium dan Museum Satria Mandala. Jadi memang sudah diprogram, untuk selalu melibatkan keluarga di setiap kegiatan kami, anak anak senang dan akrab, terlebih lagi ibu-ibu, selalu ada sedikit pengetahuan yang mereka dapat.”

Tak kurang dari 28 kendaraan anggota berhasil parkir dengan rapi di Setu Babakan. Rencananya DTC akan melaksanakan Gathering Nasional mengundang seluruh pengguna, pecinta dan pemerhati Daihatsu Taruna untuk hadir dalam acara tersebut.

Sumber: DapurPacu.com

Filed under: Komunitas No Comments
2Nov/120

Kopdar Daihatsu Sirion Indonesia Club (SIC)

img

Bulan suci ramadan merupakan bulan silatuhrahmi antar sesama, hal ini juga berlaku untuk para komunitas. Seperti yang dilakukan Sirion Indonesia Club (SIC), yang kali ini menggelar Pentogh (Open Together) 2012.

"Untuk acara kali ini kami memilih tema, PENTOGH 2012 (Open Together) 2012. Alias buka puasa bersama, acara ini memang acara rutin yang dilaksanakan SIC tiap tahunnya. Hal tersebut bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi sesama member Sirion," ucap Sandy salah satu anggota SIC.

Selain bukber, Pentogh 2012 diisi dengan berbagai acara menarik. Diawali dengan melaksanakan buka puasa bersama, hingga membicarakan rencana touring menyambut hari jadi SIC ke-3.

"Untuk acaranya sendiri kita kumpul di meet point (Manhattan Fish Market) Grand Indonesia. kami melakukan buka puasa bersama, dilanjut perkenalan masing-masing member, dan pembahasan acara ultah SIC ke 3 dengan akan melakukan touring bersama ke Waduk Jatiluhur yang dibarengan dengan acara halal bihalal," katanya.

Suasana hangat 27 member SIC pada acara silaturahmi kali ini terasa begitu hangat kental dengan nuansa kekeluargaan.

"Acara kali ini didatangi 27 anggota komunitas dengan jumlah total kendaraan mencapai 20 mobil sirion," katanya.

Anda pengguna Sirion dan tertarik bergabung? Bisa mengikuti obrolan di Sirionindonesiaclub@yahoogroups.com atau bisa follow di @sirionindo. Komunitas ini menyiapkan berbagai keuntungan bagi para membernya.

Filed under: Komunitas No Comments
2Nov/120

Tips Modifikasi Daihatsu GranMax Minibus

JAKARTA - Robby Setiawan memilih Daihatsu Gran Max 1.D produksi 2009 ini lantaran multifungsi. Selain berfungsi sebagai mobil niaga harian, juga jadi ajang gaul di klub Gran Max Luxxio Indonesia (Maxxio). "Sedikit dimodif biar lebih pede," ujar wiraswasta di bidang otomotif ini.

Langkah modifikasi bertahap ditempuhnya. “Supaya tampilannya lebih maksimal dan dilihatnya lebih enak,” senyum suami dari Ena Kensiana ini. Diakui Robby modifikasinya termasuk mudah. Karena aksesori khusus Gran Max terbatas, jadi alternatifnya bisa pakai aksesori kepunyaaan Luxio dan produk aftermarket.

Tentunya dipilih aksesori yang sifatnya fungsional, sesuai estetika dan tidak berlebihan. Wilayah eksterior hanya ditambahkan lip bumper dengan fog lamp baru berikut rumahnya. Lebih elegan, spion bawaan Luxio. Penerapan foot step aftermarket dan roof rack universal yang dibuatkan dudukan khusus menambah fungsi mobil.

“Kalau keluar kota bisa bawa barang lebih di atas, kabin jadi lebih maksimal untuk penumpang,” jelas pemukim kawasan Sunter, Jakut ini. Kelengkapan lainnya wing spoiler aftermarket khusus Gran Max dan wiper tambahan di kaca belakang beserta washer-nya.

Paling mencolok ada di pemilihan pelek diameter besar yang diakuinya masih enak dikendarai lantaran ruang roda cukup akomodatif. “Pengendaliannya enggak beda jauh, hampir sama dengan standarnya, hanya kalau ngerem lebih hati-hati saja,” jelas bos bengkel sepeda motor Jaya Motor ini.

Peleknya sendiri mengaplikasi Pro EXE ring 20 inci dengan lebar di depan 7 inci dan 9,5 inci di belakang. Ban gunakan labelan Accelera Phi ukuran 225/35-R20 dan Nankang Ultra Sport NS-II 245/35-R20. Kinerja suspensi masih mempercayakan bawaan pabrik lantaran tetap ingin mempertahankan kenyamanan standar.

Kabin Elegan
Beralih ke wilayah kabin, nuansa elegan kentara. Jok tengah mengaplikasi produk aftermarket, sementara jok tengah aslinya pindah ke belakang dimana sebelumnya posisinya berhadapan.

Lalu semuanya dilapis bahan kulit MBtech. Konsol boks tengah tambahan manfaatkan kreasi klub Maxxio. Menambah kenyamanan, peranti AC double blower merek Trim Slim khusus Gran Max dipasangkan di kabin tengah. Kualitas tata suara ikut ditingkatkan.

Dimulai dari penggantian head unit model 2-din Pioneer AVH 3450 DVD dikombinasikan dengan speaker 3-way, mid bass dan mid range Micro Audio R2 di kabin depan, lengkap dengan dudukan di pilar A.

Sementara di kabin paling belakang di balik jok ditempatkan sepasang subwwofer 12 inci Pioneer dengan speaker coaxial JBL.

Begitu juga duet power ampilifier monoblock VCA dan Momentum 4-channel dikemas apik dalam kemasan boks oleh gerai Dirgantara Audio dari Pondok Gede, Jaktim.

Sumber: OtomotifNet

2Nov/120

Ulas Jok Daihatsu Luxio

Meski mobil baru berusia di bawah 5 tahun, ada saja kendala pada jok tengah yang terlahir bisa dilipat untuk masuk penumpang belakang.

Karena desainnya bisa dilipat, bagian kaki-kaki jok tengah dilengkapi engsel pada bagian kaki depan. Rutinitas buka tutup jok tengah menyebabkan engsel cepat kemakan.

Kalau sudah begitu, enggak jauh dari oblak. “Meski kaki belakang sudah ngancing, tetap jok berasa oblak kalau digoyang tangan,” jelas Hendy Wirawan yang sehari-hari pakai Luxio 2010.

Mau tak mau kudu dibongkar untuk memperbaiki as tengah. Bisa ditambah daging ke tukang bubut atau mengganti as yang berdiameter lebih besar. “Tambah daging dan bubut sekitar Rp 100 ribu,” papar pemilik Luxio dengan jok depan Recaro ini.

2Nov/120

Kopdar Komunitas Daihatsu

Jakarta – Berlokasi di restoran Warung Daun, Jakarta PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melaksanakan kegiatan rutin dengan klub-klub mobil binaannya pada Rabu (27/6). Selain menjalin silaturahmi, kegiatan ini dilakukan sebagai sosialisasi program Daihatsu untuk klub.

Acara ini diikuti oleh perwakilan sembilan klub Daihatsu. Diantaranya Taruna Owners, Ceria Club Indonesia, Axic, Maxxio, Cwindo, DTC, SCI, ZEC dan Teruci.

Dalam kegiatan yang berlangsung santai ini, pihak Daihatsu memaparkan tiga program yang dapat dilaksanakan para anggota klub. Ketiganya yakni, “Penyu Sahabat Anak Indonesia” selanjutnya ada sosialisasi website Solusisahabat.com yang juga berkaitan dengan program “Mudik Bersama Sahabat”.

Kegiatan “Penyu Sahabat Anak Indonesia” sendiri merupakan kelanjutan acara sosial Daihatsu tahun lalu, yakni “Penyu Untuk Indonesia”. Namun pada kegiatan ini tak lagi dikemas dalam bentuk donasi, tetapi lebih melibatkan klub dalam memilih duta penyu dari anak-anak.

Sedangkan website Solusisahabat.com dirancang sebagai forum pemersatu antar anggota klub sebagai sesama pengguna Daihatsu. “Selain sebagai ajang bersilaturahmi, para anggota klub juga bisa mendapatkan hadiah dari forum Solusisahabat.com tersebut,” ujar Elvira Afny, Division Head Marketing PT ADM.

Lalu program terakhir, yakni “Mudik Bersama Sahabat” merupakan rangkaian kegiatan dari forum Solusisahabat.com. Dimana 105 anggota klub, bisa berkesempatan mudik bareng dengan tambahan uang saku dari Daihatsu dengan cara mengikuti forum Solusisahabat.com.

Sumber: OtomotifNet

Filed under: Komunitas No Comments
2Nov/120

Ulas Pintu Daihatsu Luxio

Pintu samping Luxio model sliding, sudah harus dipantau. Terlebih jika terlalu sering terkena matahari atau tak mendapat perawatan yang baik, maka roda-roda yang berada di rel sangat rawan kotor atau pelumas hilang.

Kalau sudah begitu, proses buka-tutup pintu jadi terhambat. Selain berat, akan terdengar suara mendecit yang tak nyaman di kuping. Untuk itu pastikan tak ada kotoran yang menempel pada roda. Terutama roda bagian bawah yang rawan adanya debu, remah makanan, atau kotoran lainnya menempel.

Merawatnya mudah. Bersihkan semua roda yang ada dari segala debu, rempah makanan dan kotoran lainnya. Kemudian olesi kembali dengan oli. Tipis-tipis saja. Sebab kalau tebal justru akan ‘mengumpulkan' debu. Selanjutnya, geser-geser pintu supaya pelumas bekerja sempurna.

Masalah lain yakni sokbreker pintu belakang atau stay back door. Tugasnya sangat penting, untuk menyangga dan mendorong pintu ke atas. Sayangnya, tidak ada perawatan pada komponen ini. "Kalau rusak langsung ganti," tambah Is, panggilan Iskandar.

Gejala kalau mulai minta ganti adalah proses menutup pintu jadi agak terhambat dan terasa berat. Diikuti suara bunyi ‘ngook'. Jika dibiarkan, setiap buka-tutup pintu suara tersebut akan ada.

Indikator lainnya, ketika sudah sampai posisi paling atas, tak lama kemudian pintu turun sedikit. Jika dibiarkan, lama-lama pintu tak bisa terbuka penuh. Harga sokbrekernya berkisar Rp 150 ribu untuk setiap unitnya.

Sumber: OtomotifNet

 

2Nov/120

Ulas Transmisi Daihatsu Luxio

TRANSMISI
Untuk sisi transmisi, Luxio transimisi manual relatif tak ada masalah. Namun agak berbeda untuk versi otomatisnya. Contoh Yodi, pemilik Luxio A/T yang menyarankan, kalau mobil diparkir dalam jangka waktu lama sebaiknya tetap berada di posisi N. "Kalau di posisi P, nantinya agak keras pindah ke D-nya. Selain itu, akan terdengar bunyi kencang saat perpindahan," seru pria berkacamata ini.

Selain itu, sebenarnya transmisi otomatis ini tergolong pintar. Mampu menahan mobil dalam jalanan menurun, sehingga tidak perlu melakukan pengereman dalam jangka waktu lama dan sering.

Saat menginjak 80 ribu kilometer, maka biaya servis agak melambung, karena harus melakukan penggantian oli transmisi tersebut. Sebaiknya lakukan penggantian dengan tepat.

MESIN

Masalah paling utama dari mobil dengan mesin di bawah ini yakni kotor dan berdebu. Ditambah pemilik mobil yang enggan membersihkan mesin. Padahal mesin berkode 3SZ-VE berkapasitas 1.500 cc ini cukup bandel. "Cuci saja tidak ada masalah," sebut Iskandar, kepala bengkel Daihatsu Cibubur.

Karena mesin yang terletak di bawah, sebaiknya lakukan pengecekan saringan udara secara rutin. Udara kolong yang kotor sangat mungkin terhisap dan tersangkut di filter. Seandainya sudah kotor, performa mesin akan jauh menurun disertai konsumsi bahan bakar minyak yang boros.

Untuk melakukan perawatan terhadap mesin juga tergolong mudah. Dalam buku service, disyaratkan penggantian busi dilakukan jika sudah menginjak 20 ribu kilometer, atau periode 1 tahun mobil berjalan.

Meski demikian tetap ada yang perlu diperhatikan. "Jika servis, minta ke bengkel supaya pembersihan throttle body (TB) -nya dibuka, jangan cuma disemprot dari luar saja. Supaya bersihnya maksimal," saran Yodi Anugraha, pengguna Luxio keluaran 2010.

Namun hati-hati jika melakukan pembersihan TB, baik itu hanya disemprot atau dibuka, apalagi jika dilakukan sendiri. Tak jarang kalau tak hati-hati justru akan memunculkan lambang check engine diikuti putaran mesin (RPM) meninggi.

Gejala tersebut bisa hadir dari beberapa sebab. Seperti adanya sensor yang belum terhubung dengan baik, atau obat dari pembersih yang kurang bagus.

Jika menghadapi hal ini, matikan mesin kemudian cek semua sensor yang terhubung. Hidupkan kembali mesin. Jika lambang check engine tetap menyala, saatnya menyambangi bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan.

Untuk perawatan mesin di bengkel resmi, pada 10 ribu kilometer hanya mengeluarkan sekitar Rp 647.778. Meliputi penggantian saringan berikut oli mesin, packing karter, air aki serta jasa. Sedang pada 20 ribu kilometer berkisar Rp 815.891, meliputi semua komponen di 10 ribu ditambah dengan penggantian busi.

Sumber: OtomotifNet