ENCAR DAIHATSU PALEMBANG (PT. ENCARTHA INDONESIA) | AYLA | XENIA | TERIOS | LUXIO | SIRION | GRANMAX MINIBUS PICK UP |
13May/150

Daihatsu Indonesia Rayakan Produksi ke 4 Juta Unit

Terios, Mobil 4 Juta Daihatsu di Indonesia
Jakarta -Tepat 7 Mei 2015, Daihatsu sudah memproduksi angka 4 juta unit mobil. Mobil itu adalah mobil Daihatsu Terios. Pencapaian produksi ke 4 juta unit, terhitung sejak produksi perdana tahun 1978.

Seremoni produksi 4 juta ditandai dengan pidato sambutan serta pemberian piagam Penghargaan dari Menteri Perindustrian Saleh Husin, serta pemberian penghargaan dari tiga pemegang saham ADM.

Pencapaian produksi 4 juta unit disumbang oleh produk Daihatsu sebesar 2.076.546 unit (51.9%) dan Toyota sebesar 1.923.454 unit (48.1%) meliputi produk Xenia/Avanza, Terios/Rush, Gran Max, Luxio serta produk sebelumnya seperti Taruna, Feroza, Espas, Zebra, Taft, Delta, Classy dan Charade.

“Pencapaian produksi hingga 4 juta unit merupakan milestone penting ADM. Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk supplier, dealer dan partner. Komitmen positif para shareholder khususnya prinsipal berperan penting atas pencapaian ini. ADM terus melakukan proses transfer teknologi agar kelak putera-puteri bangsa memiliki kemampuan dalam rancang bangun produk otomotif nasional dengan kualitas global,” ujar Presiden Direktur ADM, Sudirman MR.

Turut hadir pada seremoni tersebut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Chairman of Daihatsu Motor Company (DMC) Koichi Ina, Presiden Direktur PT Astra International Tbk (Astra) Prijono Sugiarto, President of Toyota Tsusho Corporation (TTC) Jun Karube, perwakilan dari Kedubes Jepang Shuichi Akamatsu, serta Presiden Direktur ADM Sudirman MR dan Senior Executive Director ADM Tsuneo Itagaki.

Menteri Perindustrian dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada ADM atas prestasi pencapaian produksi 4 juta unit seraya berharap agar ADM dapat terus berkontribusi pada pengembangan industri otomotif di Tanah Air khususnya pengembangan kapasitas dan kemampuan produksi kendaraan dengan kualitas global dan ramah lingkungan, serta terus melakukan lokalisasi komponen untuk memperkuat struktur industri otomotif nasional dengan terus melakukan proses alih teknologi kepada putera-puteri bangsa Indonesia.

Memasuki usia ke 37 tahun, ADM kini memiliki fasilitas perakitan kendaraan (Assembly Plant) di Sunter dan Karawang Timur dengan total kapasitas produksi mencapai 530.000 unit per tahun. ADM juga memiliki pabrik mesin (Engine Plant) di Karawang Barat.

“ADM memiliki fasilitas terpadu yang mampu melakukan semua proses produksi kendaraan meliputi proses Stamping, Welding, Painting dan Assembling. ADM menerapkan konsep SSC (Simple, Slim & Compact) pada semua fasilitas produksinya.“ ujar Direktur Manufaktur ADM Pongky Prabowo.

ADM telah ditunjuk sebagai basis produksi kendaraan dengan merek Daihatsu dan Toyota untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Saat ini produk ADM telah diekspor ke 48 negara tujuan di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin, termasuk ekspor Gran Max ke Jepang, negeri yang selama ini dikenal ketat dalam menjaga kualitas.

Hal ini membuktikan bahwa kualitas produk ADM telah memenuhi standard kualitas global. Tingkat kandungan local produk-produk ADM secara rata-rata saat ini mencapai 86%.

ADM bekerjasama dengan 261 perusahaan pemasok komponen Lapis Pertama (First Tier) dan 1.105 pemasok komponen Lapis Kedua (Second Tier) yang melibatkan lebih dari 792.000 karyawan.

Proyek mobil rahasia

Selain itu, Daihatsu juga sudah menyiapkan satu lagi proyek mobil rahasia yang akan menghabiskan investasi sampai Rp 1 triliun.

"Tadi (Kamis) pagi kami telah melakukan board meeting dengan manajemen ADM, dan menyetujui pengeluaran sebesar Rp 1 triliun untuk pengembangan mobil Daihatsu. Ini adalah bentuk komitmen Astra kepada Daihatsu, semoga investasi ini akan menghasilkan hasil yang baik dan produktif," ungkap Presiden Direktur Astra International Prijono Sugianto seperti dikutip CNN, di Jakarta, Kamis (7/5).

Prijono menambahkan, produk baru yang masih dirahasiakan ini diharapkan bisa mulai diproduksi pada 2016 mendatang. Meski enggan menjelaskan lebih lanjut proyek tersebut, namun Prijono memberi bocoran bahwa mobil yang akan diproduksi secara komersil oleh ADM merupakan kombinasi gabungan dari dua jenis mobil.

“Sebut saja mobil dual-based yang akan diberi merek Daihatsu,” katanya.

Sumber: detikOto
Filed under: Berita Leave a comment
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

No trackbacks yet.